Coretanku …..

Akhirnya … datang juga

Posted by: nti3 on: 18 Mei 2009

Seperti coretanku yang lalu (baca : Menanti sebuah jawaban ... Disnaker), sampai dengan tenggat akhirku untuk Disnaker, surat anjuran itu tak kunjung datang. Akhirnya senin, 11 Mei 2009 aku mencoba menanyakannya kembali melalui surat resmi dan tembusannya aku tujukan ke kotak Pos 9949 (Kotak Pos SBY) dan Komnasham. Untuk yang terakhir aku sebut, aku melaporkannya via email.

12

Seminggu, tepatnya Sabtu tgl. 16 Mei 2009 siang, surat jawaban itu datang. Heran, Sabtu koq ada surat datang, jangan-jangan mereka pada lembur he..he.. Apa kotak Pos 9949 yang bikin mereka serem atau emang bisanya hari itu? Gak taulah, yang pasti aku puas jawaban itu akhirnya datang juga. Terlebih setelah semua pendirianku ‘dibenarkan’ menurut Undang-undang dan semua tuntutanku harus dipenuhi perusahaan selambat-lambatnya 10 hari kerja sejak surat anjuran itu diterima. Artinya akan ada komunikasi dari perusahaan kalau mereka bener-bener mau menjalankan anjuran itu, gak diem seribu bahasa seperti selama ini. Dan aku juga harus mempersiapkan jawaban tertulis atas surat anjuran tersebut untuk dikirim ke Disnaker. Jika perusahaan tetep bertahan dengan gaya komunikasinya (diem, ilmu kebatinan), ada 2 pertanyaan yang mengusikku : pertama, mereka kurang paham alur yang harus dilewati dari kasus ini atau … kedua inilah jawaban mereka atas surat anjuran itu, diam … berarti menolak menurut undang-undang. Tapi, bagaimana jika mereka memilih diam karena mengartikan diam berarti setuju? Joko sembung menek kates, gak nyambung … jes!

 

anjuran1anjuran2anjuran3
anjuran4

Bukan provokasi yang ingin aku tebar, tapi keberanian yang ingin aku tularkan. Keberanian mempertahankan hak, keberanian berkomunikasi, keberanian menghadapi resiko, terlebih keberanian menerima diri apa adanya. Pembelajaran bahwa kecerdasan seseorang tidak bisa dilihat semata dari tingkat pendidikan apalagi status sosial, kebenaran tetaplah kebenaran betapapun alur yang harus dilewati begitu ruwetnya, yang harus dihadapi begitu ‘besarnya’, yang meski dipikul begitu beratnya, yang mesti ‘rai gedheg’, yang mesti berhati besar-seluas samudra. Dan semoga semuanya tidak sia-sia, semua bisa belajar …….. dari sini.

2 Tanggapan to "Akhirnya … datang juga"

loh mb ternyata blm dibayar toh sama mereka setelah sampeyan menghadap …klo tuntutan yg lain gimana mb…

he..he.. anjuran ini aja blm direspon koq Lis ama mreka. Kearogansian dalam diam, kali aja emng gaya komunikasi mreka gitu. Yo wes tak tgu aja ampek 10 HK kedpan (s/d jum’at), klo tetep gak ada respon ya … PHI muarane. Mungkin mreka malu atau takut yg lain ngikut, who knows? Alfa ae gak tau koq maunya pngurus, dia malah nanya aku.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 

Mei 2009
S S R K J S M
« Apr   Jun »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

santi’s twitter

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.